Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan jati diri bangsa Kita bukanlah suatu pekerjaan yang mudah dibandingkan jika Anda mengucapkan slogan tersebut, ada banyak target yang harus kita canangkan untuk melaksanakan visi dan misi tersebut.
Untuk menjadi bangsa yang kuat Kita harus menghargai kebudayaan dan jasa jasa pahlawan Kita yang telah menyumbangkan jiwa dan raganya untuk tanah air yang Kita cintai ini.
Menghargai perbedaan yang ada di dalam keluarga juga bisa menjadi langkah sederhana mengembalikan jati diri bangsa. Keluarga adalah linkungan terkecil di sekitar kita yang mampu menanamkan banyak fundamental atau dasar perilaku dan pemikiran. Keluarga juga mempengaruhi pandangan kita terhadap sesuatu dan secara simultan mempengaruhi perilaku kita terhadap setiap kejadian dan insiden di sekitar kita secara menyeluruh. Dengan menghargai perbedaan di dalam keluarga seseorang akan terdoktrin untuk selalu melakukan hal sama kepada orang lain mulai dari tetangga, daerah lain, propinsi lain dan ke skop yang lebih besar yakni Negara lain. Jika ini bisa dipraktekan oleh seluruh masyarakat, kita tidak hanya akan mampu mengembalikan jati diri bangsa yang menghormati perbedaan tapi juga mampu meningkatkan kepercayaan Negara manapun.
Mengembalikan jati diri bangsa bisa dimulai dengan menigkatkan mutu pendidikan dibidang sejarah & kesenian, jika sejak usia dini sudah ditanamkan pentingnya arti sejarah maka Kita tidak akan kehilangan jati diri bangsa sekarang ini & itu bisa dimulai dengan mengadakan perlombaan kesenian yang bernuansa ciri khas daerah atau lebih meningkatkan ekstra kurikuler tersebut di sekolah yang nantinya diharapkan akan menghasilkan karakter yang benar benar mengerti akan pentingnya arti kesenian daerah disamping melestarikan nilai budaya tersebut & arti persatuan jadi bukan sebaliknya seperti yang ditulis di Beritajitu.com
Karakter dan jati diri suatu bangsa sangat ditentukan oleh rasa nasionalisme rakyat dari negara tersebut yang sangat menghargai apa yang Kita punyai dan rasa sadar antar individual yang ikut mepunyai rasa saling memiliki yang kuat sehingga tidak gampang terpecah belah dapat mengembalikan hasutan para penjajah yang mempunyai maksud maksud tertentu yang jelek dibelakang topeng yang berwajah manis.
Perampokan nilai dan warisan budaya Indonesia sudah jadi suatu peringatan bahwa kita nyaris kehilangan jati diri bangsa, bahkan nyaris benar-benar hilang tat kala tak ada satupun perubahan positif di masyarakat, bentrokan perbedaan terus terjadi dan ini justru mempersulit kita mempertahankan nilai-nilai sederhana seperti menghormati sesama dan menghargai perbedaan yang tetap menjadi keharusan yang wajib ditanamkan di dalam benak generasi muda bahkan kepada generasi yang lebih tua sekalipun.
Artikel mengembalikan jati diri bangsa ini Saya tulis untuk mengingatkan kita akan pentingnya pesan dan kewajiban yang haru kita jalankan untuk menegakkan bangsa ini yang semakin lama semakin tua dan rapuh dalam menhargai nilai sejarah bangsanya sendiri disamping pentingnya lomba seo yang diadakan oleh pihak penyelenggara
Ayo lestarikan semangat empat lima untuk mengembalikan jati diri bangsa ……!!!!
