Kerja Keras Adalah Energi Kita – Bio Solar

Para blogger siap mengkampayekan “kerja keras adalah energi kita” meski dengan berbagai cobaan yang terus melanda bangsa ini. Belum sempat pulau jawa menggeliat, giliran sumatera harus tumbang bahkan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa bangkit. Bumi ini rasanya memang sudah semakin rapuh dan menua, berbagai sumber daya alamnya sudah mulai sirna dan tak lagi menghasilkan. Mungkin semua musibah ini adalah bentuk kemurkaan bumi yang terus menerus diperas tanpa balasan memperkaya bumi yang telah renta. Hasil bumi seperti minyak dan batu bara adalah warisan terkaya dari perut bumi, minyak merupakan kebutuhan vital yang harus dan terus diproduksi agar kehidupan terus berjalan. Tapi, bumi pertiwi semakin lemah, inti bumi juga lelah, diperah sampai ampas pun tak tersisa, bak sampah.

Selain bensin, minyak tanah dan gas, solar juga didapat dari perut bumi. Setiap hari tanpa henti hanya untuk kita habiskan di ujung knalpot. Pertamina terus mencoba mencari alternative lain agar pemerasan bumi pertiwi bisa berhenti atau paling tidak kita bisa menghargai setiap tetes yang dihasilkan. Biodiesel menjadi harapan bagi Pertamina dan masyarakat Indonesia, tapi kemampuan kita tidak seperti Brazil yang sudah berhasil menggantikan fungsi solar melalui jagungnya, dan beberapa Negara juga sudah berhasil menciptakan biodiesel tanpa harus memerah perut bumi. Namun, kita buktikan bersama bahwa kerja keras adalah energi kita dan kita buktikan bahwa kita pun bisa. Pertamina menjadi tulang punggung kami, blogger dan juga bangsa Indonesia untuk mengembangkan biodiesel yang diproduksi dari bahan hayati. Biodiesel diharapkan dapat mengantikan fungsi solar. Pertamina sudah berhasil memproduksi biodiesel pada tahun 2006 dengan nama Bio-Solar dan produk ini memiliki komposisi 5% CPO dan 95% mendominasi masih solar murni. Meskipun masih menggunakan solar dalam proses pembuatannya, namun terobosan ini ternyata berhasil menghemat pemakaian solar sebanyak 720.000 kiloliter, langkah awal yang cukup baik dan semoga semakin ditingkatkan agar kita segera terlepas dari ketergantungan minyak bumi.

Kerja Keras Adalah Energi Kita

Kita memang bukan satu-satunya Negara yang mengalami masalah energi alternative. Seluruh Negara di dunia memikirkan energi alternative guna mencegah terjadinya krisis energi terutama bahan bakar minyak. Mengatakan dengan lantang bahwa kerja keras adalah energi kita akan menjadi sia-sia jika kita tidak pernah memikirkan bagaimana caranya supaya konsumsi bahan bakar minyak terutama solar dapat direm, paling tidak hingga kita bisa memproduksi biodiesel dengan komposisi yang lebih banyak menggunakan bahan bahar hayati non fosil. Pertamina harus bersinergi dengan pemerintah, swasta dan dunia pendidikan agar solusi ini benar-benar menjadi angin segar bagi Indonesia bahkan bukah sesuatu yang mustahil akan membuat dunia kembali tersenyum karena kita berhasil menghentikan pengeboran perut bumi. Para blogger juga juga mesti berperan aktif untuk mengkampayekan hemat energi, dukung program free car day dan terus berupaya agar masyarakat sadar bahwa suatu saat kita pasti akan kehabisan energi minyak bumi dan berikan gambaran kepada masyarakat bagaimana rasanya apabila kita kehabisan bahan bakar, bayangkan semua tiba-tiba menjadi gelap, dan kendaraan menjadi onggokan yan tak berguna meski bermerk Ferrari sekalipun.

Pertamina sebagai institusi Negara yang mempunyai kewenangan dan bahkan kewajiban untuk terus mengembangkan ide ini. Kerja keras adalah kuncinya, kami para blogger mendukung Pertamina, dan buktikan bahwa kita punya niat dan kerja keras adalah energi kita yang tidak akan pernah habis, Indonesia pasti bisa!