Kerja Keras adalah energi kita, keyakinan itu masih ada
Kerja keras adalah energi kita, semboyan ini seharusnya masih ada meskipun di tengah keadaan bangsa yang mengalamai degradasi di segala bidang dimensional. Perusahaan-perusahaan milik Negara seolah-olah jadi momok bagi pertumbuhan korupsi dan kolusi di negeri ini, padahal gaji para direksi perusahaan milik Negara lebih besar dari gaji seorang presiden, bahkan tiga kali lipat lebih besar. Dari sini sebaiknya pemerintah mulai melakukan pembenahan system pengawasan sehingga hal-hal yang merugikan Negara dapat dicegah dan diberantas hingga ke akarnya. Di pertamina sendiri sudah mengalami berbagai hal baik positif maupun negative, dari yang buruk hingga yang baik, namun kesemuanya diharapkan menjadi pelajaran penting bagi kita dan Pertamina bahwa baik dan buruk suatu pengalaman tetap merupakan guru terbaik.
Pertamina dengan produk-produk bahan bakarnya memberikan milyaran setiap tahun kepada Negara, dan ini tentunya menjadi lecutan penyemangat bahwa kerja keras adalah energi kita, energi yang tidak pernah bisa berhenti meski korupsi dan kolusi tak kenal takut mengotori. Pertamina sudah mengalami banyak hal dan Pertamina juga sudah melewati berpuluh kali perubahan pimpinan dengan beragam rupa kasus dan fenomena. Di tahun 2009 Pertamina memiliki pimpinan baru dan pertama kali dipegang oleh seorang wanita. Namun semoga saja dengan sesuatu yang baru ini-kehadiran srikandi-justru merubah wajah Pertamina sebagai perusahaan Negara yang rentan akan praktek korupsi bisa berubah.
Sampai saat ini Pertamina memiliki banyak produk unggulan yang juga diekspor ke luar negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar. Dengan slogan “kerja keras adalah energi kita” blogger-blogger di Indonesia mengharapkan banyak di pundak Pertamina agar di kemudian hari kita dapat membuat sesuatu yang baru demi kebaikan Indonesia dan juga kebaikan dunia. Pertamina diharapkan mampu membuat terobosan bidan energi dan bahan bakar di mana saat ini bahan bakar dan energi merupakan bahan diskusi yang tak akan pernah habis sipergunjingkan, semua orang berusaha mencari alternative energi dan semua orang mencari cara menghemat energi demi masa depan. Pertamina adalah instansi atau badan yang mengelola energi dan bahan bakar di negeri ini, meski demikian Pertamina juga membutuhkan dukungan dan masukan saran dari para ahli dan ilmuwan demi perkembangan energi dalam negeri. Adanya sinergi yang baik antara ilmuwan dan Pertamina dapat memberikan aroma kerjasama yang positif sehingga diharapkan mampu membuat gebrakan di bidang energi khususnya energi alternatif.
Kerja keras adalah kunci mencapai suatu niat, dan kerja keras adalah energi kita yang tidak akan pernah habis bagaimana pun juga pemakaiannnya. Namun kerja keras tanpa keahlian juga menjadi sia-sia. Oleh karena itu sinergi antara dunia pendidikan dan Pertamina sangat diperlukan dan diharapkan mampu mencari solusi terbaik guna masyarakat dunia khususnya dalam bidang energi alternatif yang aman bagi lingkungan dan tentu saja mudah digunakan. Pertamina harus terus melakukan pengembangan teknologi dan penelitian. Percobaan yang dilakukan diharapkan terus dengan konsisten dikembangkan sehingga nantinya akan ada formula yang tepat bagi masalah energi sekarang ini. Ini tidak akan pernah mudah, dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa menemukan formula teraman, terhemat, tercepat dan terefisien untuk menggantikan peran bahan bakar energi yang ada saat ini. Pertamina tentu saja menjadi tulang punggung pemerintah dalam hal pengembangan energi alternative dan pemerintah juga harus mendukung baik dana maupuna sarana guna tercapainya cita-cita bersama ini